border="0"

Tim Bank Sulteng Berikan Pengenalan Imflementasi Transaksi Non Tunai di Kantor Dinas PMD

Kepala DPM plt Hasan Baswan M Dg Masiki.SIP.M.Si
Bersama Tim Bank Sulteng Muh Abdu Bunudung,Kepala Cabang Bank Sulteng, Mangendre.

NOTEZA.ID BANGGAI – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa( DPM ) plt Hasan Baswan M Dg Masiki.SIP.M.Si
Bersama Tim  Bank Pemerintah Daerah ( Bank Sulteng ) yang  Pimpinan Divisi IT Informasi Teknologi, Muh Abdu Bunudung,Kepala Cabang Bank Sulteng, Mangendre.

banner 970x250

Kegiatan ini yang dihadiri oleh, Sekdis DKISP Rastono serta Para Oprator Dinas guna memberikan cara melakukan aplikasi yang di tawarkan oleh pihak bank sulteng.kegiatan ini di laksanakan Jumat,28/06/2024.

Selanjutnya Plt Kadis PMD Hasan Baswan M Dg Masiki.SIP.M.Si. mengucapkan terimakasih kepada tamu undangan yang telah hadir dalam Sharing bersama Tim Bank sulteng, para oprator Dinas guna dilakukan diskusi di Aula Dinas Pemberdayaan Desa.dan berharap pertemuan ini akan bermanfaat bagi kita semua serta akan melakukan pembicaraan bersama pihak terkait lain nya guna menindaklanjuti program ini,”katanya.

Masih waktu yang sama Pimpinan Divisi IT Informasi Teknologi, Muh Abdu Bunudung,saat di temui awak media menyampaikan dalam pemaparan dan cara kerja Pada pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menggunakan pembayaran non tunai, berdampak positif serta banyak manfaat dari pembayaran non tunai ini antara lain membantu perekonomian negara, membantu umkm, dan meningkatkan pendapatan daerah dan nasional,” pintahnya

Oleh sebab itu Bank Sulteng menawarkan nya pada dinas Pemberdayaan masyarakat desa, mengunakan pembayaran non tunai ini antara lain banyaknya masyarakat yang  menggunakan smartphone,dengan begitu pihaknya berkomitmen untuk melakukan sosialisasi azas manfaat dari pembayaran Non tunai untuk bisa.dilakukan di setiap transaksi,” ujarnya 

Lanjut Sekdis DKISP Banggai, Rastono menyampaikan pada saat ini dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian.sedang melakukan program yang semacam ini guna melakukan pengontrolan pengeluaran dari masing-masing dinas dan akan membicarakan pada kepala dinas bagaimana langkah selanjutnya,”pungkas Rastono.