border="0"

Angka Kematian Akibat Covid-19 di Parigi Moutong Meningkat, Ini Penjelasan Jubir Satgas

Juru Bicara Satgas Covid-19 Parigi Moutong, Irwan, S.K.M.,M.Kes./foto : Istimewa

Noteza.id | Parigi Moutong – Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Parigi Moutong menyebutkan, saat ini angka kematian atau meninggal dunia akibat positif Covid-19 meningkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim media Pemda Parigi Moutong menyebutkan bahwa beberapa kasus, angka kematian itu didominasi oleh orang terkonfirmasi positif yang melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumah.

banner 970x250

“Sekarang yang meninggal Covid bukan hanya yang di rawat di Rumah Sakit saja, tetapi sudah banyak yang melakukan perawatan isolasi mandiri juga meninggal dunia,” ujarJuru Bicara (Jubir) Satgas Covid Parimo Irwan SKM MKes di Lolaro beberapa saat lalu.

Irwan menambahkan, terkait banyaknya meninggal pasien positif Covid-19 saat sedang melakukan isoman, maka sangat perlu keterlibatan Puskesmas dalam pemulsaran jenazah.

“Kalau tidak di rawat di Rumah Sakit atau hanya isolasi mandiri maka harus menjadi tanggung jawab Puskesmas di Kecamatan atau Desa,” tegasnya.

Hal itu juga menurut Irwan, disampaikan kepadanya oleh tim ahli dr Mansur. Ia menyebut bahwa tim ahli menyarankan jika sekiranya terjadi kematian disebabkan isolasi mandiri karena Covid, maka yang melakukan pemulsaran jenazah adalah pihak Puskesmas.

“Sudah kami sampaikan bahwa yang menggali kubur bisa dari masyarakat dan pemulsaran jenazah harus orang-orang sudah terlatih dari Puskesmas,” ujar Irwan. Selasa (3/8/2021).

Boby Monareh