Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahKesehatanParigi MoutongPemerintahan

Parigi Moutong Dorong Puskesmas Menuju BLUD, Bupati Buka Tahap Pra Penilaian

×

Parigi Moutong Dorong Puskesmas Menuju BLUD, Bupati Buka Tahap Pra Penilaian

Sebarkan artikel ini

PARIMO, Noteza.id Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai mendorong transformasi layanan kesehatan melalui penerapan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di seluruh Puskesmas. Langkah awal itu ditandai dengan pembukaan kegiatan Pra Penilaian BLUD yang secara resmi dibuka oleh Bupati Parigi Moutong pada Senin (4/8/2025) di Aula Lantai II Kantor Bupati.

Kegiatan ini merupakan tahapan evaluasi awal terhadap kesiapan Puskesmas dalam memenuhi standar administratif, teknis, dan keuangan sebagai BLUD. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK, Kepala BPJS Kesehatan, para pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, tim penilai BLUD, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Ini bukan sekadar penilaian formalitas, tetapi sebuah proses menuju pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan,” tegas Bupati.

Bupati Erwin Burase membuka kegiatan Pra Penilaian Puskesmas menuju BLUD. FOTO: Diskominfo Parimo.

Ia juga mengingatkan seluruh Kepala Puskesmas dan timnya untuk mengikuti tahapan ini dengan serius. Menurutnya, pra penilaian harus dijadikan momentum introspeksi dan perbaikan menyeluruh, sehingga saat penilaian resmi dilakukan, Puskesmas benar-benar siap dalam semua aspek.

“Komitmen, keterbukaan, dan budaya kerja yang sehat adalah kunci sukses menuju BLUD,” lanjutnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan berharap semakin banyak Puskesmas di Parigi Moutong yang mampu mencapai status BLUD demi mempercepat pemerataan layanan kesehatan.

Menutup sambutannya, Bupati berharap agar proses ini membawa perubahan nyata dalam tata kelola dan pelayanan kesehatan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *