border="0"

Wakil Bupati, Badrun Nggai, Buka Rapat Pembentukan Jejaring Screening Ante Natal Scare (ANC)

Wakil Bupati Parimo membuka kegiatan Rapat Pembentukan Jejaring Screening Ante Natal Care (ANC). FOTO : Deden Wahyudi

Noteza.id – Wakil bupati parimo, Badrun Nggai membuka kegiatan Rapat Pembentukan Jejaring Screening Ante Natal Care (ANC) Pada Ibu Hamil Tingkat Kabupaten Parigi Moutong, Jumat 16/6/2023

Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong
di hadiri para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di jajaran pemerintahan Kabupaten Parigi Moutong, terutama Dinas Kesehatan, Ketua TP-PKK Kabupaten Parimo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parimo, Camat- Camat, Kepala-Kepala Puskesmas, Kepala-Kepala Kantor Urusan Agama(KUA), Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Parigi Moutong.

banner 970x250

Dalam sambutannya,Badrun Nggai menyampaikan bahwa sebagai umat beragama marilah senantiasa kita memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan Nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga kita bisa hadir dalam kegiatan Rapat Jejaring Screening Ante Natal Scare (ANC) pada ibu hamil.Tingkat kabupaten Parigi-Mautong

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Kesehatan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini”,Ucap Wabup pada pembukaan rapat.

Pelayanan mulai dari perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi agar kematian ibu dan bayi bisa di tekan, Zero kematian ibu dan bayi serta Stunting, sehingga di perlukan peran dan upaya keseriusan lintas sektor dan lintas program untuk mendapatkan capaian indikator program kesehatan ibu dan anak di kabupaten Parigi Moutong.

Adapun laksana pencegahan ibu dan bayi dan stunting, di mulai dari Screening remaja putri, calon pengantin pada 1000(seribu) Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah fase kehidupan yang di mulai dari sejak terbentuknya janin sampai anak berusia 2 tahun (730 hari).

Selain tata laksana dan prasarana dibutuhkan sarana dan prasarana seperti indentitas penduduk,NIK,KK,da BPJS (Jaminan bersalin). Selanjutnya Demografi pemukiman penduduk yang berada di daerah pegunungan yang masih rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi permasalahan dalam menangani ibu hamil dan melahirkan secara terpadu serta masih ada Desa yang tidak memiliki Bidan Desa sehingga akan mempengaruhi Capaian kesehatan ibu dan anak.

“Olehnya saya berharap dengan di laksanakan kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan sehingga melalui kebijakan di sektor lintas program bisa berkontribusi dalam penurunan angka kematian ibu, bayi dan stunting,”tutup Wabup.