PARIGI MOUTONG, NOTEZA.ID – Upaya Sulawesi Tengah mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) IX Tahun 2027 terus dimatangkan. Pemerintah daerah di seluruh Sulawesi Tengah mulai menyatukan langkah untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi proses bidding hingga pelaksanaan ajang olahraga masyarakat berskala nasional tersebut.
Keseriusan itu terlihat dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Bidding FORNAS IX 2027 yang digelar di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (31/8/2026). Pertemuan dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan diikuti sejumlah kepala daerah, pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), jajaran KORMI Nasional (KORMINAS), serta perangkat daerah terkait.
Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, hadir mewakili Bupati Parigi Moutong. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan daerah terhadap langkah Sulawesi Tengah dalam memperjuangkan pelaksanaan FORNAS IX 2027 di wilayah Bumi Tadulako.
Ketua KORMI Sulawesi Tengah, Syaifullah Djafar, dalam kesempatan tersebut memaparkan perkembangan dokumen bidding yang telah dipersiapkan. Dokumen resmi telah diserahkan kepada KORMINAS pada 18 Agustus 2026 dan dinyatakan memenuhi kualifikasi awal.
Menurut Syaifullah, dokumen tersebut memuat sejumlah aspek penting yang menjadi pertimbangan dalam proses bidding. Di antaranya kesiapan pembiayaan, fasilitas olahraga, venue, akomodasi hingga kemampuan daerah dalam menampung peserta dari berbagai daerah.
“Secara prinsip, kami sudah sangat siap untuk menjadi tuan rumah FORNAS IX 2027. Berbagai kebutuhan utama telah kami siapkan dan terus kami sempurnakan,” tegas Syaifullah.
Kesiapan tersebut turut diperkuat dengan pemetaan sejumlah lokasi yang akan menjadi tempat pelaksanaan pertandingan. KORMI Sulteng mencatat sedikitnya 40 venue telah dipetakan di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala.
Venue yang disiapkan tersebut diproyeksikan mampu menampung hingga 120 Induk Organisasi Olahraga Masyarakat (Inorga). Sementara kebutuhan anggaran yang dihitung KORMI Sulteng mencapai sekitar Rp39,75 miliar untuk mendukung pelaksanaan kegiatan dengan keterlibatan sekitar 80 Inorga.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa kesiapan menjadi tuan rumah bukan hanya tanggung jawab satu daerah. Menurutnya, seluruh kabupaten dan kota harus ikut mengambil bagian dalam membangun kesiapan Sulawesi Tengah agar mampu memenuhi persyaratan yang ditetapkan penyelenggara nasional.
“Kita harus bergerak sebagai satu kesatuan. Kekurangan yang masih ada jangan menjadi alasan untuk mundur, tetapi harus kita benahi bersama. Tekad kita adalah menjadi tuan rumah terbaik apabila kepercayaan itu diberikan kepada Sulawesi Tengah,” ujar Anwar Hafid.
Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat terus memperkuat koordinasi, terutama dalam memastikan kesiapan fasilitas, dukungan anggaran, akomodasi dan kebutuhan peserta. Menurutnya, FORNAS tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga masyarakat, tetapi juga dapat menjadi momentum memperkenalkan berbagai potensi Sulawesi Tengah.
Dukungan kabupaten dan kota dinilai penting karena penyelenggaraan FORNAS memiliki cakupan kegiatan yang besar. Keterlibatan sejumlah wilayah dapat membuka peluang pemerataan aktivitas ekonomi, promosi destinasi wisata serta pengembangan sektor usaha masyarakat.
Bagi Kabupaten Parigi Moutong, keterlibatan dalam persiapan FORNAS IX 2027 juga menjadi peluang untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan daerah lainnya. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu menyukseskan proses bidding sekaligus mempersiapkan berbagai potensi daerah yang dapat dikembangkan selama penyelenggaraan kegiatan.
“Parigi Moutong siap mendukung langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kita berharap proses bidding ini berjalan lancar dan seluruh daerah dapat memberikan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing,” kata Zulfinasran.
Selain aspek olahraga, pelaksanaan FORNAS di Sulawesi Tengah dipandang berpotensi memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ribuan peserta dan pendamping dapat mendorong pergerakan sektor akomodasi, transportasi, kuliner, UMKM serta pariwisata.
Dengan semakin matangnya persiapan dan dukungan lintas pemerintah daerah, Sulawesi Tengah optimistis mampu memenuhi seluruh persyaratan bidding FORNAS IX 2027. Seluruh pihak kini diarahkan untuk menjaga koordinasi dan menyelesaikan berbagai kebutuhan yang masih harus dipenuhi sebelum proses penetapan tuan rumah dilakukan.














