Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
banner 970x250
Parigi Moutong

HUT ke-19 Balinggi dan MTQ ke-9 Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan

×

HUT ke-19 Balinggi dan MTQ ke-9 Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan

Sebarkan artikel ini

PARIGI MOUTONG, NOTEZA.ID – Semangat membangun daerah dan memperkuat kehidupan keagamaan berpadu dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Balinggi ke-19 yang dirangkaikan dengan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Balinggi ke-9. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.

Tidak sekadar memperingati perjalanan Kecamatan Balinggi, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat melihat kembali perkembangan pembangunan yang telah berlangsung. Kebersamaan dan semangat gotong royong dinilai tetap menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, dalam rangkaian kegiatan HUT Kecamatan Balinggi dan MTQ tersebut.

Dalam sambutannya, Erwin mengingatkan agar peringatan hari jadi kecamatan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, setiap peringatan ulang tahun harus menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai capaian sekaligus menyusun tekad bersama agar pembangunan dapat berjalan lebih baik.

“Peringatan Hari Ulang Tahun ini hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap apa yang telah kita capai dan sekaligus memperkuat komitmen untuk melangkah lebih baik pada masa yang akan datang,” pesan Erwin.

Ia juga mendorong masyarakat Balinggi mempertahankan budaya gotong royong dan persatuan dalam mendukung program pembangunan. Potensi daerah, terutama pertanian, perkebunan, peternakan serta kualitas sumber daya manusia, menurutnya perlu terus dikembangkan agar memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Perhatian juga diberikan terhadap pelaksanaan MTQ ke-9. Bupati menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut. MTQ diharapkan tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga memperkuat pengamalan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“MTQ harus menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Al-Qur’an serta mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kepada seluruh peserta MTQ, Erwin berpesan agar mengikuti setiap cabang perlombaan dengan kesungguhan. Sportivitas dan kejujuran harus tetap dijunjung, sementara pengalaman selama mengikuti MTQ diharapkan dapat menjadi bagian dari proses untuk semakin dekat dan mencintai Al-Qur’an.

Di tengah kegiatan tersebut, Sekda Parigi Moutong Zulfinasran juga mengingatkan masyarakat mengenai perubahan kondisi cuaca yang terjadi belakangan ini. Ia meminta warga menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lingkungan, terutama menghadapi potensi kekeringan dan tingginya curah hujan pada waktu tertentu.

Peringatan tersebut terutama ditujukan kepada masyarakat yang melakukan aktivitas pembersihan lahan. Zulfinasran meminta warga tidak menggunakan api secara sembarangan karena kondisi kering dapat membuat api cepat menyebar dan berkembang menjadi kebakaran.

“Kalau di sini masuk dalam keadaan kekeringan, apabila mau melakukan pembersihan di kebun, tolong masalah bakar-bakar jangan sampai menyebabkan kebakaran yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Selain menghindari aktivitas pembakaran yang berisiko, masyarakat juga diajak melakukan langkah sederhana untuk menghadapi kemungkinan meningkatnya curah hujan. Pembersihan selokan, drainase dan saluran air dinilai perlu dilakukan sejak dini agar aliran air tidak tersumbat ketika hujan mulai intens.

Zulfinasran menyebut masyarakat perlu memanfaatkan kondisi saat ini untuk melakukan persiapan menghadapi perubahan cuaca yang diperkirakan memasuki periode hujan sekitar Oktober hingga November.

“Manfaatkan momen ini untuk persiapan bersih-bersih dalam menghadapi suasana cuaca ke depan,” pesannya.

Setelah seluruh rangkaian penyampaian pesan selesai, Zulfinasran secara resmi membuka MTQ tingkat Kecamatan Balinggi ke-9. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiah dan persaudaraan masyarakat.

Momentum HUT Kecamatan Balinggi ke-19 diharapkan tidak hanya menjadi penanda perjalanan pemerintahan di tingkat kecamatan, tetapi juga memperkuat tekad masyarakat untuk menjaga persatuan, mengembangkan potensi daerah dan membangun kehidupan sosial yang lebih baik.

Dengan semangat kebersamaan, nilai keagamaan dan gotong royong yang terus dipelihara, Kecamatan Balinggi diharapkan mampu berkembang semakin maju, mandiri serta memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh masyarakatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *