Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
banner 970x250
Parigi Moutong

Krenova 2026 Kembali Digelar, Bappelitbangda Parimo Ajak Masyarakat Tampilkan Inovasi

×

Krenova 2026 Kembali Digelar, Bappelitbangda Parimo Ajak Masyarakat Tampilkan Inovasi

Sebarkan artikel ini

PARIGI MOUTONG, NOTEZA.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali membuka ruang bagi masyarakat untuk menampilkan berbagai karya inovatif melalui penyelenggaraan Lomba Kreasi dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026. Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai gagasan kreatif yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong memastikan persiapan pelaksanaan Krenova 2026 telah dimulai. Tahapan pendaftaran dijadwalkan dibuka pada awal Agustus 2026.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappelitbangda Parigi Moutong, Mardiana, mengatakan kompetisi tersebut rutin digelar setiap tahun sebagai wadah bagi masyarakat untuk memperkenalkan inovasi yang mereka kembangkan.

“Lomba Kreasi dan Inovasi Masyarakat (Krenova) tiap tahun kita laksanakan. Rencana tahun ini akan dimulai awal Agustus 2026, itu masuk tahap pendaftaran, verifikasi inovator yang masuk, hingga nantinya penganugerahan,” ujarnya.

Meski pendaftaran resmi belum diumumkan, minat masyarakat untuk mengikuti kompetisi tersebut sudah mulai terlihat. Sejumlah calon peserta bahkan telah menyampaikan keinginannya untuk ikut ambil bagian.

“Untuk pendaftarannya kita belum buka resmi, tapi dilihat dari grup yang biasa kita pakai sudah sekitar 10 orang yang mendaftar. Pendaftarannya sendiri tidak kita batasi,” jelasnya.

Menurut Mardiana, Krenova 2026 tetap membuka kesempatan bagi berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga pelaku usaha dan industri lokal yang memiliki karya inovatif.

Namun, pelaksanaan tahun ini mengalami penyesuaian dibandingkan edisi sebelumnya. Keterbatasan anggaran membuat jumlah kategori yang dilombakan harus dikurangi.

“Tahun ini nominasi mungkin berkurang karena anggaran yang kita punya sudah sangat minim. Kalau tahun kemarin ada dari mahasiswa dan sekolah-sekolah, sekarang kita batasi mungkin hanya tiga kategori saja, yaitu difokuskan dari masyarakat dan OPD,” ungkap Mardiana.

Meski demikian, Bappelitbangda tetap optimistis penyelenggaraan Krenova 2026 akan melahirkan inovasi-inovasi baru yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *