Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the easy-watermark domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/notd4899/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121
Bupati H Erwin Burase Audiensi Dengan Badan Pangan Nasional

Bupati H Erwin Burase Audiensi Dengan Badan Pangan Nasional

Jakarta – Bupati Parigi Moutong, H Erwin Burase, melaksanakan audiensi dengan Badan Pangan Nasional, diterima langsung Direktur Ketersediaan Pangan, Indra Wijayanto. Bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Badan Pangan Nasional. Senin (22/9/2025).

Turut hadir mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut, Kepala Bappelitbangda Irwan, Plt. Kadis Ketahanan Pangan Sofiana, Kabid Ketersediaan Pangan Siti Rahmatia, serta Kabid IKP Diskominfo Garmawan.

Pada kesempatan itu Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase memaparkan beberapa poin penting dampak bencana diantaranya :

  1. Bencana banjir yang melanda di wilayah Parigi Moutong di tahun 2025 telah mengakibatkan kerusakan yang cukup parah, baik terhadap permukiman warga, lahan pertanian, fasilitas umum, maupun infrastruktur dasar. Selain kerusakan fisik, dampak yang paling dirasakan oleh masyarakat adalah terganggunya akses terhadap kebutuhan dasar, terutama ketersediaan pangan.
  2. Kerusakan Infrastruktur berupa Rumah warga, jalan desa, jembatan, dan fasilitas umum lainnya mengalami kerusakan ringan hingga berat.
  3. Kerugian Ekonomi yakni Banyak warga kehilangan mata pencaharian, terutama petani dan pedagang kecil.
  4. Dampak Sosial berupa gangguan dalam aktivitas pendidikan, keagamaan, dan sosial masyarakat.
  5. Kesehatan Masyarakat yakni Munculnya penyakit akibat air kotor seperti diare, gatal-gatal, dan ISPA.
  6. Psikologis berupa trauma pada anak-anak dan orang dewasa akibat kehilangan rumah dan harta benda.
Berita Lain:  Gubernur Sulteng Berharap Kejuaraan Paralayang di Parigi Moutong Dapat Memperkenalkan Potensi Pariwisata 

Selanjutnya, Bupati menambahkan yang menjadi sasaran bantuan adalah warga terdampak banjir yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Fasilitas umum yang mengalami kerusakan seperti sekolah, masjid, dan jalan desa serta Kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil.

Di akhir pemaparannya, Bupati menjelaskan tentang Rencana Kegiatan dan Bantuan yang Diperlukan.

Sementara itu, Direktur Ketersediaan Pangan, Indra Wijayanto, didampingi Staf Ahli Ketersediaan Pangan, Rina, menyatakan bahwa mekanisme penggunaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) telah diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 125. Menurutnya, cadangan pangan tersebut hanya dapat digunakan untuk empat tujuan strategis yaitu sebagai berikut :

  1. Bantuan pangan kepada masyarakat yang masuk kategori desil 1 sampai 4, seperti yang juga telah dilaksanakan di Parigi Moutong.
  2. Pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam bentuk operasi pasar atau Gerakan Pangan Murah.
  3. Bantuan pangan khusus, termasuk program penanganan darurat di dalam negeri.
  4. Untuk bantuan internasional, seperti yang pernah dilakukan saat mengirimkan beras ke Palestina.
Berita Lain:  Sekab Terima Mahasiswa PBL dari fakultas kesehatan masyarakat Universitas Tadulako

Ditambahkannya, data penerima bantuan akan selalu diperbarui sebelum penyaluran dilakukan. Hal tersebut penting agar bantuan benar-benar tepat sasaran sesuai kondisi terbaru masyarakat di lapangan.

Menurutnya, apabila seluruh persyaratan administrasi dan teknis terpenuhi, maka bantuan pangan untuk Kabupaten Parigi Moutong Insya Allah dapat segera direalisasikan. Bahkan selain menjadi jaring pengaman sosial, program tersebut juga berfungsi sebagai stimulus ekonomi masyarakat pasca bencana.

SUMBER : DISKOMINFO KABUPATEN PARIGI MOUTONG.

Editor: Boby Monareh