
Noteza.id – Aminuddin Awaludin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali yang telah menjabat selama empat periode, mengadvokasi prioritas bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari daerah setempat dalam rekrutmen tahun 2024 ini. Dalam pernyataan yang dikeluarkan hari ini, Awaludin yang dikenal sebagai “panglima DPRD” menekankan pentingnya alokasi posisi CPNS untuk kepentingan penduduk Morowali.
“Kami berharap alokasi CPNS untuk Morowali pada tahun 2024 ini akan lebih mengutamakan calon dari daerah sendiri dan secara signifikan meningkatkan kinerja pejabat pemerintah setempat, terutama di sektor-sektor penting seperti kesehatan dan pendidikan,” ujar Awaludin, yang mewakili Partai Bulan Bintang (PBB).
Menurut informasi dari Badan Informasi dan Komunikasi Kabupaten Morowali (Kominfo), pemerintah daerah ini dijadwalkan akan menerima sebanyak 1.450 pegawai negeri sipil baru pada tahun 2024, melebihi alokasi dari Pemerintah Pusat. Jumlah ini mencakup 500 posisi untuk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (P3K), 400 di bidang kesehatan, dan 300 di bidang pendidikan. Selain itu, terdapat 125 posisi masing-masing untuk pelayanan umum dan kesehatan dari berbagai disiplin ilmu.
Yusman Mahbub, Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, mengonfirmasi bahwa proses rekrutmen ini direncanakan akan dimulai pada bulan Juli. Petunjuk-petunjuk detail mengenai prosedur rekrutmen tersebut akan segera dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
“Seiring dengan Undang-Undang Nomor 20 tentang Aparatur Sipil Negara, transisi dari pegawai berbasis kontrak (P3K) ke posisi ASN akan diimplementasikan, sehingga posisi honorer di dalam tenaga kerja pemerintah akan dihapuskan,” jelas Mahbub.
Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesempatan kerja lokal tetapi juga untuk meningkatkan pelayanan publik di Morowali, sesuai dengan prioritas strategis yang telah ditetapkan oleh Bupati saat ini, Ir. Abdul Rachmansyah Ismail, M.Agr, MP. Dengan antisipasi yang memuncak terhadap rekrutmen yang akan datang, para pemangku kepentingan di Morowali dengan penuh harap menantikan pembaruan lebih lanjut mengenai jadwal dan prosedur penerimaan CPNS.














