Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahParigi MoutongPemerintahanSulawesi Tengah

Focus Group Discussion untuk Penyempurnaan Dokumen SPBE Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2024

×

Focus Group Discussion untuk Penyempurnaan Dokumen SPBE Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2024

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pengumpulan data penyempurnaan dokumen enam domain arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2024. FOTO : istimewa

Noteza.id – Penjabat (Pj) Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pengumpulan data penyempurnaan dokumen enam domain arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Auditorium Kantor Bupati pada Senin, 10 Juni 2024.

Dalam sambutannya, Pj Bupati menegaskan bahwa SPBE merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018, yang merupakan platform kebijakan digitalisasi pemerintahan untuk keterbukaan dalam pembangunan SPBE di instansi pemerintah. SPBE bertujuan meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, dan kualitas pelayanan publik.

Lebih lanjut, Pj Bupati menyampaikan bahwa kesuksesan SPBE memerlukan beberapa hal penting, termasuk tersedianya arsitektur SPBE yang berfungsi sebagai kerangka dasar untuk integrasi proses bisnis, data dan informasi, infrastruktur, aplikasi, serta keamanan SPBE. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan layanan SPBE yang terintegrasi dengan baik. Selain itu, pembentukan tim koordinasi SPBE yang efektif juga sangat penting, memerlukan sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang kuat.

“Saya mengingatkan khususnya kepada Kepala Dinas Kominfo, agar terus memantau perkembangan pelaksanaan SPBE di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Alhamdulillah, tahun 2023 Kabupaten Parigi Moutong sudah menduduki peringkat ke-4 di Provinsi Sulawesi Tengah dengan skor 2,68 (kategori baik) berdasarkan evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” ujar Pj Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong, Enang, menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik untuk mempermudah akses informasi bagi masyarakat di era digital ini. Pelayanan publik yang maksimal sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas, dimana informasi yang tersedia harus dapat diandalkan, terpercaya, mudah diakses secara interaktif, dan tetap mengedepankan aspek edukatif.

Enang juga menjelaskan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong harus memastikan pengelolaan informasi yang baik melalui kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk forkopimda, akademisi, komunitas IT, dan unsur-unsur lainnya. Hal ini untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat luas selalu informatif dan terbaru.

Kepala Bidang E-government, Harry Rusady, selaku ketua panitia, melaporkan bahwa kegiatan ini terlaksana atas arahan dari Pj Bupati Parigi Moutong dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong, serta kerja sama dengan Tim Ahli dari Fakultas Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Tadulako Palu.

Diketahui, kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari dua orang per OPD, bagian di lingkup Sekretariat Daerah, dan bagian dari Sekretariat DPRD Kabupaten Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *