Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
Example 970x250
BeritaHukrim

Kejari Donggala Upaya Restorative Justice Tersangka

×

Kejari Donggala Upaya Restorative Justice Tersangka

Sebarkan artikel ini
Kejaksaan Negeri Donggala melakukan upaya restoratif justice antara tersangka YA dan korbannya FA bertempat di Rumah Restoratif Justice Kejari Donggala. FOTO : Istimewa

Noteza.id – Kejaksaan Negeri Donggala melakukan upaya restoratif justice antara tersangka YA dan korbannya FA bertempat di Rumah Restoratif Justice Kejari Donggala Komplek Kantor Camat Marawola , Kabupaten Sigi Selasa (8/8).

Dalam kesempatan restoratif justice tersebut sebagai fasilitator Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Donggala A Fadhilah , dihadiri tersangka YA , orangtua tersangka Sule, orangtua korban Harianto , saksi-saksi tokoh agama Muh Hasan, tokoh adat Camundu , Kades Olu , Sekcam Marawola Muhamad Nur.

Kasipidum Donggala A Fadhilah menjelaskan , kegiatan RJ mengembalikan keadaan seperti semula, artinya dari keluarga korban sudah memaafkan dan dari tersangka pun sudah meminta maaf.

Olehnya , hari ini kita berupaya melakukan administrasi RJ, seperti surat perdamaian, berkas acara dan lain sebagainya.

“Sebelumnya kita kirim ke Jakarta, dibaca dulu berkas perkaranya di Kejati,”ucapnya.

Baru selanjutnya ucap dia, di ekspos di Jakarta oleh Jampidum atau Jaksa Agung,setelah itu baru ditetapkan,apakah tersangka YA bisa dihentikan perkaranya atau tidak.

“RJ ini kalau bisa disetujui dan tidak berlanjut ke persidangan sehingga tersangka YA dapat kembali ke masyarakat, jadi tidak ada catatan hukum tindak pidana YA,”ucapnya.

Ia menambahkan, jadi tersangka YA ini sudah menjadi tanggung jawab kejaksaan, bukan lagi penyidik polres. “Mudah-mudahan sebelum 14 hari kerja mulai hari ini sudah ada penetapan RJ sehingga tersangka YA bisa bebas.”pungkasnya.

Semua pihak yang hadir lalu menandatangani berkas acara RJ telah disiapkan oleh kejaksaan. Dan diakhir kegiatan RJ tersangka YA meminta maaf kepada orang tua korban dan berpelukan, tersangka YA juga berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *