PARIGI MOUTONG, NOTEZA.ID – Upaya Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk memperkuat identitas komoditas unggulannya terus dilakukan. Salah satu langkah yang kini ditempuh adalah mengamankan perlindungan hukum terhadap durian montong melalui pengajuan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), sehingga komoditas tersebut memiliki pengakuan resmi sebagai kekayaan daerah.
Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong menyebut proses pengajuan HAKI untuk durian montong telah memasuki tahapan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappelitbangda Parigi Moutong, Mardiana, mengatakan dokumen pengajuan kini sedang diproses di tingkat kementerian untuk memperoleh sertifikasi merek sekaligus hak paten.
“Sekarang ini proses pengusulannya sudah sampai di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk mendapatkan sertifikasi merek dan hak patennya,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 30 Juli 2026.
Menurut Mardiana, Parigi Moutong menjadi kabupaten pertama di Sulawesi Tengah yang berhasil membawa pengajuan hak paten komoditas durian hingga memasuki tahap penilaian di Kemenkumham.
Setelah proses administrasi dinyatakan lengkap, tahapan berikutnya adalah verifikasi lapangan. Tim dari Kemenkumham dijadwalkan akan mengunjungi Kabupaten Parigi Moutong untuk melakukan pemeriksaan langsung terhadap seluruh persyaratan yang telah diajukan.
Ia berharap seluruh komponen penilaian dapat dipenuhi sehingga proses penerbitan sertifikat HAKI dapat segera diselesaikan.
“Jika semua komponen sudah terpenuhi, berarti kita tinggal menunggu penerbitan sertifikasi bahwa hak paten durian montong itu resmi milik Parigi Moutong,” pungkasnya.
Apabila sertifikat tersebut diterbitkan, durian montong Parigi Moutong akan memperoleh perlindungan hukum atas merek dan identitasnya. Langkah itu juga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus memperkuat daya saing durian asal Parigi Moutong di pasar yang lebih luas.














