Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
banner 970x250
DaerahParigi Moutong

Enam Program Prioritas Jadi Motor Gerbang Desa, Bappelitbangda Siapkan Peta Pembangunan Baru

×

Enam Program Prioritas Jadi Motor Gerbang Desa, Bappelitbangda Siapkan Peta Pembangunan Baru

Sebarkan artikel ini

PARIGI MOUTONG, NOTEZA.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong tengah menyusun formulasi baru agar arah pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif hingga menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat desa. Melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), pemerintah menyiapkan konsep Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa) sebagai kerangka kerja yang akan menjadi acuan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan program pembangunan secara terpadu.

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, menjelaskan bahwa konsep tersebut dirancang untuk memastikan visi pembangunan daerah tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan semata, melainkan diterjemahkan menjadi program yang memiliki sasaran, indikator, dan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Visi pembangunan harus diwujudkan melalui langkah-langkah yang terukur. Karena itu kami menyusun Gerbang Desa sebagai pedoman agar seluruh perangkat daerah memiliki arah yang sama dalam melaksanakan pembangunan sampai ke tingkat desa,” ujar Irwan, Senin (9/3/2026).

Ia mengatakan, pola pembangunan tersebut akan mengintegrasikan seluruh program OPD sehingga pelaksanaan pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dalam mencapai target pembangunan daerah.

Menurut Irwan, arah pembangunan Kabupaten Parigi Moutong tetap berpijak pada empat sektor utama, yakni peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, serta reformasi tata kelola pemerintahan.

Selanjutnya, visi “Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan” diterjemahkan ke dalam lima misi pembangunan yang menjadi dasar penyusunan program di setiap perangkat daerah.

Untuk mempermudah implementasi di lapangan, pemerintah kemudian mengemas seluruh misi tersebut ke dalam enam agenda prioritas yang dikenal dengan konsep Enam Bersama.

Program Sejahtera Bersama diarahkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan, UMKM, serta berbagai usaha produktif lainnya.

Sementara itu, Lancar Bersama difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar, mulai dari jalan, jembatan, jaringan irigasi hingga peningkatan konektivitas antarwilayah.

Pada sektor kesehatan, pemerintah menjalankan program Sehat Bersama yang bertujuan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, memperkuat fasilitas kesehatan, sekaligus mempercepat penanganan persoalan stunting dan gizi masyarakat.

Di bidang pendidikan, konsep Cerdas Bersama dipersiapkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan layanan pendidikan, pelatihan keterampilan, serta pengembangan kapasitas generasi muda.

Adapun aspek lingkungan hidup dan kebencanaan menjadi fokus dalam program Harmoni Bersama, yang mencakup pengelolaan lingkungan, rehabilitasi kawasan, pengurangan risiko bencana, hingga penanganan persampahan.

Sedangkan penguatan pelayanan publik dan reformasi birokrasi dijalankan melalui program Berintegrasi Bersama, yang diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi, efisiensi birokrasi, serta percepatan transformasi digital pemerintahan.

“Setiap program telah dilengkapi target dan indikator yang jelas sehingga dapat menjadi pedoman seluruh OPD dalam menyusun kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Irwan.

Ia berharap konsep Gerbang Desa mampu menciptakan pembangunan yang lebih terarah, merata, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perangkat kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat dalam mewujudkan kemajuan Kabupaten Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *