
Noteza.id – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palu memperoleh pencapaian gemilang pada tahun 2023 dengan mencatatkan rekor penerimaan pajak netto yang mencengangkan, melampaui angka 2 triliun rupiah. Realisasi penerimaan tersebut sebesar Rp2.046.429.231.134, melebihi target sebesar Rp1.923.559.000.000 atau setara dengan 106,395 persen. Ini merupakan pencapaian luar biasa bagi KPP Pratama Palu, yang sebelumnya belum pernah mencapai angka penerimaan sebesar ini.
Bangun Nur Cahya Kurniawan, Kepala KPP Pratama Palu, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut berperan dalam kesuksesan ini. “Kami menyampaikan terima kasih kepada wajib pajak yang telah memenuhi kewajiban perpajakannya. Juga kepada seluruh pihak yang telah mendukung kinerja kantor baik langsung maupun tidak langsung di Wilayah Kerja KPP Pratama Palu,” ujar Bangun Nur Cahya Kurniawan.
Pencapaian ini dipicu oleh pertumbuhan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sebesar 5,184. Sumber penerimaan terbesar berasal dari sektor Administrasi Pemerintahan dan Jaminan Sosial, dengan kontribusi sebesar 37.03 persen. Disusul oleh sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor, Jasa Keuangan dan Asuransi, Pertambangan dan Penggalian, serta Konstruksi.
Tidak hanya itu, KPP Pratama Palu juga meraih penghargaan bergengsi sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Terbaik Penyedia Sarana dan Prasarana Ramah Kelompok Rentan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas kepada Bangun Nur Cahya Kurniawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.
KPP Pratama Palu juga aktif melakukan sosialisasi tentang Pemadanan NIK-NPWP, dengan persentase Pemadanan NIK-NPWP yang telah mencapai 85.32%. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan validasi data pajak oleh wajib pajak.
Menatap tahun 2024, KPP Pratama Palu tidak berhenti pada pencapaian tahun sebelumnya. Mereka telah menyiapkan diri untuk menghadapi tantangan dengan program Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP) yang diharapkan akan memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
Dengan komitmen menjaga integritas dan memberikan pelayanan publik yang terbaik, KPP Pratama Palu siap mewujudkan ZI-WBK/WBBM (Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani).














