
Noteza.id – Kehadiran pagi yang tenang terguncang oleh tragedi dahsyat di PT.ITSS yang berlokasi di Areal PT.IMIP Morowali hari ini. Pukul 5.30 pagi, upaya perbaikan tungku oleh para karyawan PT ITSS berubah menjadi bencana mengerikan. Saksi mata dari kalangan karyawan pero silicone PT ITSS menyebutkan bahwa dalam proses pemasangan plat pada bagian tungku, diduga terjadi percikan api las yang memicu ledakan yang mengguncang area sekitarnya. Bahkan, beberapa tabung oksigen ikut meledak akibat dampak ledakan tersebut.
Kapolres Morowali, AKBP Suprianto, yang menjadi pihak yang diharapkan dapat memberikan klarifikasi dan konfirmasi atas kejadian ini, belum dapat dihubungi oleh media hingga saat ini.
Saat tragedi ini menimpa, kesedihan melanda penghujung tahun 2023. Petugas yang berada di lokasi kejadian telah menginformasikan bahwa sebanyak 35 orang korban telah ditempatkan di 2 klinik terdekat. Namun, data tersebut masih sementara dan belum final karena korban masih dalam proses evakuasi dan penanganan medis. Rincian mengenai korban adalah sebagai berikut:
- Meninggal: Jumlah korban meninggal akibat tragedi ini bertambah menjadi 12 orang.
- Kritis: Terdapat korban dalam kondisi kritis yang membutuhkan penanganan medis intensif.
- Luka Berat: Sejumlah korban mengalami luka berat dan sedang mendapatkan perawatan medis yang intensif.
- Luka Bakar: Lebih dari 70% dari korban mengalami luka bakar yang membutuhkan perawatan medis yang mendalam.
Namun, data mengenai korban lainnya masih belum dapat diverifikasi karena proses penyelidikan dari pihak kepolisian setempat masih berlangsung.
Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Morowali. Semoga para korban segera mendapatkan perawatan medis yang tepat dan cepat pulih. Pihak terkait diharapkan untuk memberikan bantuan dan dukungan maksimal kepada korban serta melakukan penyelidikan menyeluruh guna mencegah kejadian serupa di masa depan.














