Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
banner 970x250
Parigi Moutong

Jembatan Garuda Merah Putih Resmi Digunakan, Akses Pendidikan dan Pertanian di Nambaru Makin Terbuka

×

Jembatan Garuda Merah Putih Resmi Digunakan, Akses Pendidikan dan Pertanian di Nambaru Makin Terbuka

Sebarkan artikel ini

PARIGI MOUTONG, NOTEZA.ID – Harapan warga Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, terhadap akses penghubung yang lebih aman kini mulai terwujud. Jembatan Garuda Merah Putih yang dibangun melintasi sungai di wilayah tersebut resmi diresmikan pada Jumat (21/8/2026).

Peresmian infrastruktur tersebut disambut antusias masyarakat. Kehadiran jembatan tidak hanya mempermudah mobilitas warga antarkawasan, tetapi juga memberikan jalur yang lebih mendukung aktivitas anak-anak menuju sekolah serta petani dalam mengangkut hasil perkebunan dan pertanian.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, turut hadir dalam momentum peresmian tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus penghargaan atas terealisasinya program pembangunan yang dinilai memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Atas nama seluruh masyarakat Parigi Moutong, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas program Bapak Presiden melalui pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini,” ujar Erwin.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan infrastruktur masyarakat di daerah terus mendapatkan perhatian. Terlebih, akses penghubung menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari warga, terutama di wilayah yang selama ini membutuhkan sarana penyeberangan yang lebih memadai.

Erwin juga memberikan apresiasi kepada jajaran TNI yang turut mendukung terwujudnya pembangunan tersebut. Penghargaan disampaikan kepada Panglima TNI, Pangdam XXXIII/PW, Kasat TNI AD, Danrem hingga Dandim 1306/Kota Palu atas dukungan dalam proses pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih.

Ia mengingat kembali proses pembangunan yang sebelumnya diawali dengan kegiatan peletakan batu pertama atau ground breaking. Dalam waktu relatif singkat, masyarakat kini dapat melihat langsung hasil pembangunan tersebut.

“Ground breaking baru dilaksanakan bulan lalu, dan hari ini kita sudah dapat menyaksikan bersama peresmiannya. Ini merupakan program yang sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah dan para petani,” kata Erwin.

Bagi sektor pendidikan, keberadaan jembatan diharapkan memberikan kemudahan bagi pelajar yang harus melintasi kawasan tersebut untuk menuju sekolah. Akses yang lebih baik juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan mendukung kelancaran aktivitas belajar anak-anak.

Sementara dari sisi ekonomi, jembatan menjadi bagian penting dalam memperlancar pergerakan hasil pertanian dan perkebunan. Petani memiliki akses transportasi yang lebih mudah untuk membawa hasil produksi menuju lokasi pengumpulan maupun pasar.

Pembangunan tersebut sekaligus diharapkan memberikan dampak lanjutan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar Desa Nambaru. Kelancaran akses dapat membuka peluang interaksi dan mobilitas warga yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akibat kondisi jalur penghubung.

Pemkab Parigi Moutong menilai pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan harus diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat. Infrastruktur tidak hanya dilihat dari bentuk fisiknya, tetapi juga dari manfaat yang diberikan terhadap pendidikan, perekonomian dan kehidupan sosial warga.

“Kita berharap jembatan ini benar-benar dimanfaatkan dan dijaga bersama. Manfaatnya harus dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, baik untuk pendidikan, pertanian maupun kegiatan ekonomi lainnya,” ungkap Erwin.

Dengan telah beroperasinya Jembatan Garuda Merah Putih, masyarakat Desa Nambaru dan wilayah sekitarnya kini memiliki akses penghubung yang lebih mendukung aktivitas harian. Pemerintah daerah juga menegaskan akan terus mendorong pembangunan sarana dan prasarana yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi salah satu pengungkit bagi peningkatan konektivitas wilayah sekaligus memperkuat aktivitas masyarakat. Akses yang semakin terbuka menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *