Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
banner 970x250
Parigi Moutong

Dekranasda Parimo Kenalkan Motif Bomba Saga di Ajang Nasional, Promosikan Wastra Daerah ke Kancah Lebih Luas

×

Dekranasda Parimo Kenalkan Motif Bomba Saga di Ajang Nasional, Promosikan Wastra Daerah ke Kancah Lebih Luas

Sebarkan artikel ini

PARIGI MOUTONG, NOTEZA.ID – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Parigi Moutong memanfaatkan ajang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sebagai wadah memperkenalkan kekayaan budaya daerah melalui motif wastra terbaru bernama Bomba Saga. Kegiatan tersebut berlangsung di Trans Studio Mall (TSM) dan Hotel Claro Makassar, Jumat (10/7/2026).

Partisipasi Dekranasda Parigi Moutong pada kegiatan berskala nasional ini menjadi bagian dari upaya memperluas promosi produk kerajinan daerah sekaligus meningkatkan daya saing hasil karya para perajin lokal di pasar yang lebih luas.

Mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia,” peringatan HUT Dekranas menghadirkan berbagai produk unggulan dari seluruh Indonesia dan menjadi ruang bertemunya pelaku industri kreatif untuk berbagi inovasi, memperluas jaringan, serta memperkenalkan identitas budaya masing-masing daerah.

Delegasi Kabupaten Parigi Moutong dipimpin Ketua Dekranasda, Hj. Hestiwati Nanga, yang membawa karya unggulan berupa motif Bomba Saga sebagai representasi kekayaan seni dan budaya lokal.

“Keikutsertaan kami dalam kegiatan ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan motif khas Parigi Moutong kepada masyarakat yang lebih luas. Kami berharap kehadiran Bomba Saga dapat memberikan nilai tambah bagi produk kerajinan daerah sekaligus membuka peluang pasar bagi para perajin dan pelaku UMKM,” ujar Hj. Hestiwati Nanga.

Ia menjelaskan bahwa ajang nasional tersebut tidak hanya menjadi tempat memamerkan hasil kerajinan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada para perajin untuk mempelajari perkembangan industri kriya, memperluas jejaring usaha, serta meningkatkan kualitas produk agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Selain memperkenalkan motif baru, Dekranasda Parigi Moutong juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan komunitas kerajinan dari berbagai daerah, guna menciptakan peluang kolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Menurut Hestiwati, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan inovasi sehingga produk kerajinan daerah tetap memiliki identitas yang kuat sekaligus mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami ingin para perajin terus berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi ciri khas daerah. Dengan begitu, produk lokal akan memiliki daya saing sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Peringatan HUT ke-46 Dekranas dibuka oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda Gibran Rakabuming, didampingi Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, serta diikuti pengurus Dekranasda dari berbagai provinsi di Indonesia.

Melalui keikutsertaan pada kegiatan tersebut, Dekranasda Kabupaten Parigi Moutong berharap produk kerajinan daerah semakin dikenal, mampu memperluas akses pemasaran, serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi budaya dan kearifan lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *