Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
banner 970x250
DaerahParigi Moutong

Posyandu Plus dan Penanganan Stunting Jadi Fokus RKPD Parigi Moutong 2027

×

Posyandu Plus dan Penanganan Stunting Jadi Fokus RKPD Parigi Moutong 2027

Sebarkan artikel ini

PARIGI MOUTONG, NOTEZA.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai menyusun arah pembangunan untuk tahun 2027 dengan menggelar Forum Lintas Perangkat Daerah Tahun 2026 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Kamis (12/03/2026). Forum tersebut menjadi bagian penting dalam menyelaraskan program lintas sektor agar pembangunan daerah berjalan lebih terarah, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) itu difokuskan pada pembahasan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Sejumlah isu strategis menjadi perhatian utama, di antaranya pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan prevalensi stunting, serta penguatan layanan Posyandu Plus berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dasar hingga ke tingkat desa.

Forum dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Parigi Moutong, Aswini Dimple, yang menekankan pentingnya koordinasi dan keselarasan program antarlembaga pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan.

“Forum ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus menyatukan arah kebijakan agar seluruh perangkat daerah bergerak dengan tujuan yang sama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Aswini saat membuka kegiatan.

Ia menjelaskan, tantangan pembangunan saat ini tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh satu perangkat daerah. Oleh sebab itu, kolaborasi lintas sektor menjadi syarat utama agar setiap program mampu memberikan hasil yang optimal dan saling mendukung satu sama lain.

“Perencanaan pembangunan harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Dengan demikian, setiap program yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Dalam sesi pembahasan, masing-masing OPD memaparkan rencana program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2027. Paparan tersebut kemudian didiskusikan bersama melalui desk koordinasi guna memastikan tidak terjadi tumpang tindih program sekaligus memperkuat keterpaduan antarinstansi.

Percepatan penurunan stunting menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian serius dalam forum tersebut. Pemerintah daerah menilai upaya menekan angka stunting membutuhkan dukungan berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat, sehingga pelaksanaannya harus dilakukan secara terpadu.

Selain itu, pengembangan Posyandu Plus berbasis enam Standar Pelayanan Minimal juga menjadi salah satu program prioritas. Pemerintah berharap Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi titik integrasi berbagai layanan dasar yang dibutuhkan masyarakat di tingkat desa.

“Posyandu Plus diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mengintegrasikan berbagai layanan dasar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga,” jelas Aswini.

Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh perangkat daerah yang mengikuti forum menandatangani berita acara hasil pembahasan. Dokumen tersebut akan menjadi salah satu landasan dalam penyusunan RKPD Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2027.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap arah pembangunan tahun 2027 dapat tersusun secara lebih terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat. Sinergi yang terus diperkuat antarperangkat daerah diyakini menjadi modal penting untuk mewujudkan target pembangunan, khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan, mempercepat penanganan stunting, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *