Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPaluSulawesi Tengah

Duta Besar Vatikan Mgr. Piero Pioppo Kunjungi Kota Palu, Disambut Hangat oleh Kejati Sulteng

×

Duta Besar Vatikan Mgr. Piero Pioppo Kunjungi Kota Palu, Disambut Hangat oleh Kejati Sulteng

Sebarkan artikel ini
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah diwakili Koordinator Pada Kejati Sulteng Dr. Rizky Fachrurozi, S.H., M.H ikut menyambut kedatangan duta besar vatikan Bpk. Uskup Mgr. Piero pioppo dalam rangka kunjungan ke Kota Palu. FOTO : Istimewa

Noteza.id – Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Uskup Mgr. Piero Pioppo, melakukan kunjungan resmi ke Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Minggu, 15 September 2024. Kedatangannya disambut hangat oleh Koordinator Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Dr. Rizky Fachrurozi, S.H., M.H., yang mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah. Acara penyambutan berlangsung di VIP Room Bandara Mutiara Sis Al-Jufri.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Rizky Fachrurozi mengungkapkan apresiasinya terhadap kunjungan Duta Besar Vatikan. Ia menyebut kunjungan ini sebagai momentum penting dalam mempromosikan kerukunan antarumat beragama di Kota Palu dan Sulawesi Tengah secara keseluruhan. Selain itu, kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama internasional dalam menyuarakan perdamaian dan toleransi, terutama di wilayah-wilayah dunia yang saat ini diwarnai konflik, ketegangan, dan kekerasan.

“Kami sangat mengapresiasi kedatangan Uskup Mgr. Piero Pioppo. Ini adalah simbol penting untuk mempererat hubungan antaragama dan meningkatkan perdamaian di Sulawesi Tengah. Kunjungan ini juga menjadi sarana untuk menunjukkan bahwa toleransi dan kerukunan di Indonesia tetap terjaga dengan baik,” ujar Dr. Rizky Fachrurozi.

Hadir dalam penyambutan tersebut berbagai perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, dan pihak-pihak terkait yang turut mendukung kegiatan ini.

Kunjungan Duta Besar Vatikan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempererat hubungan diplomatik serta mempromosikan perdamaian, toleransi, dan solidaritas di antara berbagai kelompok masyarakat di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *