Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahParigi MoutongPemerintahanPendidikanSulawesi Tengah

Sekda Zulfinasran Terima secara resmi Mahasiswa KKN Unazlam Palu

×

Sekda Zulfinasran Terima secara resmi Mahasiswa KKN Unazlam Palu

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, menerima secara resmi Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Angkatan II (dua) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Abdul azis Lamadjido (Unazlam) Palu tahun akademik 2024/2025 di Kampus Unazlam Parigi. FOTO : Istimewa

Noteza.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Parigi Moutong, Zulfinasran, secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Angkatan II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Abdul Azis Lamadjido (Unazlam) Palu tahun akademik 2024/2025. Acara penerimaan berlangsung di Kampus Unazlam Parigi pada Kamis (15/8), yang dihadiri oleh para mahasiswa dan perwakilan universitas.

Sebanyak 25 mahasiswa Unazlam Palu akan berpartisipasi dalam program KKNT bertema “Desa”. Program ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa menerapkan berbagai disiplin ilmu yang telah dipelajari selama masa perkuliahan dalam upaya pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini ditandai dengan pemasangan almamater secara simbolis kepada para mahasiswa yang selanjutnya akan melaksanakan KKN di berbagai lokasi yang telah ditentukan.

Dalam sambutannya, Sekda Zulfinasran mengapresiasi Unazlam Palu yang telah memilih Kabupaten Parigi Moutong sebagai lokasi pelaksanaan KKNT angkatan kedua ini. Zulfinasran berharap para mahasiswa dapat berperan aktif dalam mengidentifikasi potensi desa serta menangani berbagai masalah yang ada di masyarakat.

“Melalui program KKNT ini, mahasiswa diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata yang sesuai dengan kapasitas keilmuan mereka sebagai intelektual muda, sehingga dapat meninggalkan kesan positif bagi masyarakat dan hasil yang membanggakan bagi diri mereka sendiri,” ujarnya.

Zulfinasran juga menekankan pentingnya bagi para mahasiswa untuk menghormati norma-norma, adat istiadat, serta budaya yang berlaku di desa tempat mereka bertugas. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa akan berhadapan langsung dengan masyarakat yang memiliki karakter berbeda dari lingkungan kampus, sehingga diperlukan pendekatan yang baik agar kegiatan KKN dapat diterima dan berjalan lancar.

Sekda Zulfinasran menutup dengan harapan agar kegiatan KKNT ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan mewujudkan program-program yang telah direncanakan. “Saya percaya dengan kerja sama yang baik, kita dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *