border="0"

Bupati Amirudin Membuka Sosialisasi Pencegahan Bahaya HIV,AIDS Tingkat SMP,SMA dan Sederajat

Dinas Kesehatan Kabupaten banggai, Saat ini Melakukan Sosislisasi Peningkatan Kapasitas Osis Dalam Pencegahan Bahaya Penyakit HIV-AIDS. tingkat SMP,SMA dan Sederajat.

NOTEZA.ID BANGGAI – Dinas Kesehatan Kabupaten banggai, Saat ini Melakukan Sosislisasi Peningkatan Kapasitas Osis Dalam Pencegahan Bahaya Penyakit HIV-AIDS. tingkat SMP,SMA dan Sederajat. kegiatan ini dilakukan guna untuk memperkenalkan bagaimana cara pencegahan dan pengendalian bahaya penyakit  Hiv Aids.

Untuk itu dinas kesehatan tidak bisa bekerja sendiri,melainkan harus mendapat suport dari berbagai pihak,seperti
perangkat daerah, peran desa, peran dunia usaha dan peran dunia pendidikan baik perguruan tinggi maupun sekolah-sekolah, serta seluruh lapisan masyarakat. Yang ada di kabupaten banggai,Begitu pentingnya dalam  memerangi HIV Aids, ini adalah salah-satu upaya yang dilakukan mengedukasi bagi para siswa-siswi terkait bahaya HIV Aids dan cara pencegahannya

banner 970x250

Kegiatan ini di Buka Langsung oleh Bupati Banggai,Amirudin yang di dampingi, Kepala Dinas kesehatan, dr. I Wayan Suartika, M.E., Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV Aids Provinsi Sulawesi Tengah Muslimah L. Gadi, Sekretaris KPA Kabupaten Banggai Hj. Rampia Laamiri, Kabag Prokopim Setda Kabupaten Banggai Muhlis Pampawa, Guru Pendamping dan sejumlah undangan lainnya.

Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, M.M. saat memberi sambutan pada kegiatan Peningkatan Kapasitas OSIS dalam Pencegahan HIV-AIDS Tingkat SMP dan SMA/SKM/sederajat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai pada Selasa (11/06/2024).

Dengan begitu Bupati Amirudin, peran dalam dunia pendidikan di Indonesia, OSIS adalah sebuah organisasi resmi tunggal di sekolah yang diakui dan  memiliki peran sebagai penggerak siswa-siswi untuk aktif berkontribusi pada kegiatan sekolah. Dikatakan, OSIS merupakan wadah pembinaan kesiswaan pada sekolah untuk pengembangan minat dan bakat serta potensi siswa, termasuk salah-satunya adalah peningkatan kapasitas OSIS terhadap pengetahuan tentang HIV Aids.

Untuk itu ilmu yang kita peroleh ini sangat penting untuk masa depan kita, dan tentu pengetahuan ini bukan hanya bermanfaat untuk orang banyak, akan tetapi jauh bermanfaat untuk diri sendiri,keluarga, dan orang-orang yang kita sayangi,” kata Amirudin

Harapan Bupati mengajak kepada semua peserta untuk mengikuti dengan sungguh-sungguh agar apa yang menjadi harapan dalam pelaksanaan kegiatan ini dapat terwujud.karena melihat perkembangan zaman yang sangat pesat di tambah lagi Saat ini semua sudah memegang alat yang sangat canggih semua bisa di akses.

Bupati Banggai Amirudin yang juga selaku Ketua Komisi Penanggulangan HIV Aids Kabupaten Banggai, menyatakan, bahwa Pemerintah Daerah menjamin tidak akan meninggalkan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Karena Pemerintah akan terus berusaha untuk mengembalikan kondisi mereka. menjadi sehat/normal agar Kedepannya menurut Bupati, semuanya harus bergerak bersama dengan melakukan pencegahan dari hulunya, yakni dengan pendekatan dari sisi agama, pendidikan hingga kesehatan reproduksi.

“Kepada masyarakat, Saya mengajak untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap ODHA. Saya yakin apabila masyarakat bisa menerima ODHA dengan baik, maka mereka akan semakin terbuka, dan keterbukaan itu penting bagi kita untuk melakukan penangan dengan baik,” ucap Bupati

Diakhir sambutannya, Amirudin mengajak dan berharap kepada para siswa-siswi sebagai generasi penerus bangsa, untuk mampu membentengi diri dari tingkah laku yang tidak baik serta mengaktifkan diri dalam kegiatan-kegiatan positif,” tutupnya

Sosialisasi dan  pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas OSIS dalam Pencegahan HIV-AIDS Tingkat SMP dan SMA/SKM/sederajat yang dilaksanakan oleh Komisi Penanggulangan Aids Kabupaten Banggai diikuti oleh 50 orang peserta yang berasal dari 25 sekolah, terdiri tingkat SMP/Sederajat 12 sekolah dan tingkat SMA/SMK/Sederajat 13 sekolah.
kegiatan ini selama sehari.

Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids Kabupaten Banggai Hj. Rampia Laamiri, S.Sos., M.Kes.pada kesempatan lain mengharapkan peserta dapat mengetahui benar tentang HIV Aids baik pencegahannya termasuk bagaimana penularannya. Selain itu katanya, diharapkan peserta mampu menyampaikan pencegahan HIV melalui kegiatan OSIS di sekolahnya. “Harus ada sinkronisasi kegiatan OSIS dengan Komisi Penanggulangan Aids Kabupaten Banggai dalam pencegahan HIV Aids di lingkungan sekolah,” ujar Hj. Rampia.