border="0"

Tahun 2023, El Nino Diperkirakan Tingkatkan Cuaca Ekstrem dan Gelombang Panas di Seluruh Dunia

Ilustrasi El Nino. Dampak El Nino tahun 2023 menyebabkan musim kemarau di Indonesia lebih kering. El Nino ditambah perubahan iklim juga menyebabkan cuaca ekstrem dan gelombang panas lebih parah di berbagai negara. FOTO : Istimewa

Noteza.id – Selama tahun 2023, fenomena alami El Nino diperkirakan akan membawa dampak yang mengkhawatirkan terhadap cuaca di seluruh dunia. Ahli meteorologi mengingatkan bahwa peristiwa El Nino kali ini dapat menjadi lebih kuat dibandingkan dengan sebelumnya, ditambah dengan pemanasan berlebih akibat perubahan iklim, dapat menyebabkan dunia mencatatkan rekor suhu tertinggi.

Gelombang Panas dan Kekeringan Parah Mengancam

banner 970x250

El Nino diprediksi akan menyebabkan gelombang panas yang ekstrem di berbagai wilayah di seluruh benua. Peningkatan suhu permukaan laut memberikan tambahan uap air di atmosfer, menciptakan kondisi yang mendukung perkembangan gelombang panas. Wilayah-wilayah tertentu harus bersiap menghadapi suhu udara yang luar biasa tinggi dan ancaman kekeringan parah.

Ancaman Banjir dan Badai di Wilayah Pasifik

Sementara sebagian wilayah berpotensi menghadapi kekeringan, fenomena El Nino diperkirakan akan meningkatkan curah hujan dan risiko banjir di beberapa negara bagian di Amerika dan Asia. Wilayah Pasifik, khususnya, dapat mengalami peningkatan jumlah dan intensitas siklon tropis, termasuk badai dan taifun. Air yang lebih hangat menyediakan energi tambahan untuk memperkuat badai dan menghasilkan badai yang lebih kuat dan sering.

Kondisi Laut Hangat Berdampak pada Cuaca Global

El Nino juga berdampak pada kondisi laut global. Pasifik Timur mengalami pemanasan yang luar biasa, menyebabkan suhu laut mencapai rekor baru. Perubahan ini dapat menyebabkan pola cuaca ekstrem di seluruh dunia. Kenaikan suhu laut secara global menyediakan energi tambahan untuk membentuk badai dan mempengaruhi pola angin atmosfer.

Peran Perubahan Iklim dan Upaya Penanggulangannya

Ahli lingkungan menekankan bahwa El Nino bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi cuaca ekstrem. Perubahan iklim akibat aktivitas manusia juga memberikan kontribusi besar pada intensitas dan frekuensi cuaca ekstrem. Upaya penanggulangan perubahan iklim menjadi semakin mendesak untuk mengurangi dampaknya dan melindungi lingkungan.

Pentingnya Kewaspadaan dan Persiapan

Menghadapi prediksi cuaca ekstrem tahun ini, para pemerintah, organisasi, dan masyarakat harus tetap waspada dan siap menghadapi ancaman yang mungkin terjadi. Diperlukan langkah-langkah adaptasi dan mitigasi untuk mengurangi dampak negatif dari gelombang panas, kekeringan, banjir, dan badai yang dapat terjadi akibat fenomena El Nino dan perubahan iklim.

Dalam menghadapi tantangan ini, kerjasama global dan upaya kolektif dari seluruh dunia diharapkan dapat membantu melindungi masyarakat dan ekosistem dari dampak cuaca ekstrem yang dapat membahayakan kehidupan dan keberlanjutan planet kita.