
Noteza.id – Ketut Kari, Petani Durian berasal dari desa ogorandu, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang sukses dengan hasil duriannya yang di export sampai keluar negeri, Rabu,5/7/2023.
Di sela-sela Podcast oleh Tim Media dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Parigi Moutong, Ketut Kari menceritakan Kisah perjuangannya dari awal menanam Durian sampai saat ini mendapatkan hasil yang baik sehingga meningkatkan taraf kehidupan ekonominya.
Pria yang berpenampilan ramah dan sederhana ini, awalnya melakukan pembibitan Jeruk dan belajar melakukan Okulasi untuk mencoba mendapatkan bibit yang unggul, setelah di tanam ternyata pertumbuhan dan hasilnya cukup memuaskan.
Ketika mendapat Durian dari sahabat-sahabatnya untuk di makan, biji duriannya di tanam dan bisa tumbuh dan hasilnya ada, sehingga terpikirkan olehnya untuk menanam bibit yang banyak.
“Awal saya menanam bibit Durian sejak Tahun 1995, gagal karna di saat cuaca panas, tanaman kekurangan air, saya tidak punya biaya lebih untuk mendapatkan pengairan yang cukup, tapi saya terus mencoba dan tidak putus asah” jelas Ketut Kari.
Berusaha, sabar dan kerja keras dengan praktek okulasi dari beberapa jenis durian, serta belajar tentang adaptasinya pertumbuhan durian terhadap alam, sehingga tanaman duriannya berkembang tumbuh dengan jenis tanaman durian yang berkelas Internasional.
“Tentunya banyak hal yang kita sama-sama harus belajar, apalagi durian jenis lokal, Montong dan Musang King dari Kabupaten Parigi Moutong sudah terkenal dan berkualitas secara nasional dan internasional, semuanya tujuan demi peningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat lebih baik,”tutup Ketut Kari setelah selesai sesi foto bersama dengan Tim Podcast.














