
Noteza.id – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan PT Dirgantara Indonesia atau PT DI (Persero) menandatangani kontrak pengadaan pesawat CN235-220 beserta materil pendukungnya senilai Rp 748 miliar.
Dokumen kontrak ditandatangani oleh Direktur Utama P TDI, Gita Amperiawan dan Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemenhan Marsekal Muda Yusuf Jauhari di sela pameran Indo Defence Expo dan Forum 2022 di Jakarta Internasional Expo, Jakarta, Rabu (2/10/2022).
“Terima kasih kepada Kemenhan atas kepercayaannya kepada PT DI untuk dapat memenuhi kebutuhan Puspenerbal (Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut),” kata Gita di lokasi.
Ia mengatakan, PT DI terus berkomitmen untuk dapat meningkatkan kualitas dan inovasi produk guna mendukung penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
“Selain kontrak ini, dalam waktu dekat kami sedang mengupayakan beberapa kontrak besar lainnya baik dari dalam maupun luar negeri,” ujar Gita.
Sebagai informasi, pengadaan pesawat CN235-220 ini merupakan pesawat ketujuh yang akan digunakan oleh TNI Angkatan Laut.
Sejak 2013, TNI Angkatan Laut secara khusus telah menggunakan pesawat CN235-220 sebagai pesawat patroli maritim.
Pesawat CN235-220 yang sebelumnya diserahkan merupakan pesawat CN235-220 yang telah dimodifikasi dan di-upgrade pada seluruh avionic system-nya dengan menggunakan teknologi terbaru full glass cockpit dan display digital yang terintegrasi.
Dengan komposisi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sudah mencapai 38,74 persen.
Sementara itu, penandatanganan kontrak ini disaksikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anum, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (**)




