Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
banner 970x250
BeritaParigi Moutong

Percepat Pembangunan, Parigi Moutong Siapkan Pembukaan Akses ke Wilayah Terpencil

×

Percepat Pembangunan, Parigi Moutong Siapkan Pembukaan Akses ke Wilayah Terpencil

Sebarkan artikel ini

PARIGI MOUTONG, NOTEZA.ID – Pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil terus menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah daerah menyiapkan langkah percepatan pembukaan akses jalan yang menghubungkan desa-desa yang selama ini masih mengalami keterbatasan sarana transportasi.

Komitmen tersebut diperkuat dengan rencana dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berupa bantuan alat berat yang diproyeksikan masuk melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026. Kehadiran sarana tersebut diharapkan mampu mempercepat pekerjaan pembangunan maupun peningkatan jalan di berbagai wilayah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan bantuan alat berat akan menjadi aset strategis bagi pemerintah daerah karena dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan.

“Keberadaan alat berat akan sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembukaan akses menuju wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau. Ini menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung pemerataan pembangunan,” ujar Irwan, Rabu (25/02/2026).

Ia menjelaskan, nilai bantuan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar tersebut dinilai lebih memberi manfaat jangka panjang dibandingkan apabila seluruh anggaran dialokasikan dalam bentuk proyek fisik yang bersifat terbatas.

“Kalau diwujudkan dalam bentuk proyek, manfaatnya hanya selesai pada satu pekerjaan. Tetapi jika berupa alat berat, penggunaannya bisa dilakukan berkali-kali di berbagai lokasi sesuai kebutuhan daerah,” katanya.

Menurut Irwan, tersedianya akses jalan yang memadai akan membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk memperoleh layanan publik, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan administrasi pemerintahan yang selama ini sulit dijangkau akibat kondisi infrastruktur.

Selain itu, pembangunan konektivitas diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Jalur transportasi yang lebih baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan komoditas lokal menuju pusat pemasaran sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

“Akses jalan yang baik akan mempercepat pergerakan barang dan masyarakat. Dampaknya tidak hanya pada pelayanan publik, tetapi juga terhadap peningkatan aktivitas ekonomi di desa-desa,” jelasnya.

Irwan menambahkan, alat berat tersebut nantinya juga akan dimanfaatkan untuk mendukung penanganan keadaan darurat ketika terjadi bencana alam. Pemerintah daerah dapat mengerahkan peralatan tersebut untuk membersihkan material longsor, membuka akses jalan yang terputus, maupun mempercepat proses penanganan kerusakan infrastruktur.

“Fungsi alat berat tidak hanya untuk pembangunan, tetapi juga sangat penting dalam kondisi darurat agar akses masyarakat dapat segera dipulihkan ketika terjadi bencana,” tambahnya.

Melalui penguatan sarana pendukung tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pembangunan infrastruktur dapat berlangsung lebih cepat, menjangkau kawasan yang selama ini masih terisolasi, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah kabupaten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *