Scroll untuk baca artikel
Example 500x400
Example floating
Example floating
banner 970x250
Parigi Moutong

Apel Siaga Karhutla Jadi Momentum Perkuat Koordinasi Penanggulangan Bencana di Parimo

×

Apel Siaga Karhutla Jadi Momentum Perkuat Koordinasi Penanggulangan Bencana di Parimo

Sebarkan artikel ini

PARIGI MOUTONG, NOTEZA.ID – Kesiapan personel dan peralatan menjadi bagian penting dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di Kabupaten Parigi Moutong. Untuk memperkuat langkah pencegahan dan penanganan bencana, apel siaga yang dirangkaikan dengan gelar pasukan dan peralatan dilaksanakan pada Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA itu berlangsung di Lapangan MA Yonif TP 918, Desa Labuan, Kecamatan Moutong. Apel tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan berbagai unsur dalam menghadapi kemungkinan bencana sekaligus mendorong koordinasi agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secara terpadu.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dalam arahannya menegaskan bahwa upaya penanggulangan bencana tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah atau petugas tertentu. Keterlibatan aparat dan masyarakat diperlukan untuk mendukung langkah antisipasi, terutama ketika menghadapi ancaman yang berpotensi mengganggu keselamatan warga dan kondisi lingkungan.

“Penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah daerah, seluruh aparat, seluruh masyarakat terlibat bersama, bahu-membahu untuk mengantisipasi hal tersebut,” tegas Erwin.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dalam membantu penanganan berbagai persoalan kebencanaan di Kabupaten Parigi Moutong. Menurutnya, kepedulian dan kerja sama antarpihak merupakan modal penting untuk meningkatkan kemampuan daerah dalam menghadapi situasi darurat.

Erwin menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendukung upaya yang dilakukan bersama unsur terkait sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Kolaborasi tersebut dibutuhkan bukan hanya untuk menghadapi karhutla dan kekeringan, melainkan juga untuk merespons berbagai persoalan lain yang membutuhkan penanganan bersama.

“Pemerintah daerah akan bersama-sama, akan ikut membantu, saling mengisi hal-hal apa yang bisa kita lakukan, bisa kita bantu untuk bersama-sama menghadapi permasalahan yang ada, bukan hanya karhutla, tapi permasalahan lain yang ada di wilayah Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

Penegasan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh pihak agar kesiapsiagaan tidak berhenti pada pelaksanaan apel semata. Kesiapan personel, dukungan peralatan, komunikasi, serta koordinasi antarpihak perlu terus diperhatikan untuk menunjang respons yang tepat apabila terjadi bencana.

Dalam kegiatan itu, Bupati turut didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), serta jajaran lainnya.

Pelaksanaan apel siaga dan gelar pasukan serta peralatan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Dengan kesiapan yang terus ditingkatkan, upaya pencegahan dan penanganan karhutla, kekeringan, maupun keadaan darurat lainnya di Kabupaten Parigi Moutong diharapkan dapat berjalan lebih terkoordinasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *