border="0"

Bupati Samsurizal Akan Bangun Sirkuit Permanen Untuk Supercross

Ketum KONI Sulteng, Nizar Rahmatu. FOTO : Istimewa.

Noteza.id – Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu berencana akan membangun sirkuit permanen untuk Supercross. Hal itu dibenarkan oleh Ketua Umum (Ketum) Kominte Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) M Nizar Rahmatu.

Nizar menyarankan kepada Samsurizal agar posisi sirkuit permanen yang baru untuk kegiatan Supercross itu dibangun berdekatan dengan jalan besar atau jalan negara agar masyarakat yang melintas bisa mampir nonton balapan sehingga menjadi ramai dan bisa mendongkrak pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong.

banner 970x250

“Sebaiknya sirkuit yang baru nanti untuk Supercross berdekatan dengan jalan besar tidak terlalu masuk kedalam. Untuk sirkuit yang dipakai kegiatan Grasstrack kemarin bisa di pakai untuk latihan pembalap-pembalap lokal,” terangnya, Rabu (6/7/2022).

Menurutnya, Sulawesi Tengah puluhan tahun kehilangan tanah runtuh yang dulunya dikenal sebagai tempat kegiatan Grasstrack ataupun Supercross.

“Kita ini sudah puluhan tahun kehilangan yang namanya tanah runtuh, sehingga nantinya bukan hanya Grasstrack akan hadir di Parigi Moutong tetapi Supercross berskala Internasional,” ucap Nizar.

Masyarakat Sulawesi Tengah menurut dia, sangat rindu dengan Grasstrack ataupun Supercross, karena di tanah runtuh kegiatan seperti itu telah hilang, sehingga dengan adanya kegiatan Grasstrack maupun ke depannya Supercross di Parigi Moutong, kerinduan itu akan terobati.

Nizar menambahkan, sangat beruntung pembalap yang ikut Grasstrack di putaran 5 Seri 3 di Tinombo kemarin, karena menurutnya untuk Seri 4 tidak lagi digelar. Seri 3 adalah penentu poin para pembalap-pembalap Indonesia wilayah Papua, Maluku dan Sulawesi untuk melangkah menuju podium yang lebih besar.

“Pembalap pembalap ataupun daerah yang tidak mengikuti kemarin di Seri 3 sangat merugi, karena Sei 4 tidak lagi di gelar, karana seri 3 penentu ke podium untuk tahap selanjutnya,” jelasnya. (**)

Editor : Boby Monareh
Sumber : Diskominfo