border="0"

Pelatihan Pelatih Sepak Bola Parigi Moutong Dimulai, Ini Harapan Bupati

Pembukaan pelatihan pelatih sepk bola di Tinombo, Senin (21/3/2022). FOTO : Diskominfo

Noteza.id | Parigi Moutong – Pelatihan pelatih sepak bola tingkat Kabupaten Parigi Moutong resmi di mulai, bertempat di Gedung Serba Guna Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (21/3/2022).

Ketua panitia pelaksana yang juga Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Parigi Moutong Andi Salamun melaporkan, jumlah peserta yang mengikuti pelatihan pelatih sepakbola sebanyak 30 orang utusan dari 23 kecamatan, dan peserta mendapatkan atribut lengkap, rekomendasi PSSI dan mendapatkan sertifikat pelatih lisensi D.

banner 970x250

BACA JUGA : Nizar Rahmatu : Seri Receives PSSI U-17 Akan Digelar di Kabupaten Parigi Moutong

“Pelatih Nasional atau Narasumber adalah dari PSSI pusat yaitu Hanafing dan Budi Aswin,” ucapnya, dikutip dari Diskominfo Parigi Moutong.

Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu mengatakan, bahwa ia memberikan kesempatan kepada putra daerah Kabupaten Parigi Moutong untuk dilatih menjadi pelatih sepakbola oleh pelatih nasional.

Bupati dua periode itu juga menambahkan, bahwa hanya di Kabupaten Parigi Moutong kegiatan pelatihan-pelatih sepakbola tidak dipungut biaya alias gratis.

“Kalau di Jakarta orang mau ikut seperti ini harus bayar dulu, cari tempat sendiri, makan sendiri dan bayar sendiri transportasi. Kalau di Parigi Moutong semuanya saya tanggung. Salah sendiri jika tidak serius mengikuti kegiatan pelatihan ini. Tolong kalian bertanya setiap hari. Apa yang belum dimengerti atau diketahui tolong tanyakan kepada pak Hanafing dan Budi Aswin selaku instruktur Nasional,” mintanya.

Bupati Samsurizal juga berjanji, bagi calon pelatih yang berprestasi agar dilanjutkan atau disekolahkan untuk mendapatkan lisensi C.

BACA JUGA : Rusli Habibie Semangati Anak-Anak Agar Berani Disuntik Vaksin

“Apabila kalian berprestasi menjadi Pelatih sesuai rekomendasi dari pelatih bapak Hanafing dan Budi Aswin, maka saya akan sekolahkan di Jakarta untuk mendapatkan Lisensi C. Jadi pak Hanafing dan Budi Aswin yang memilih. Tidak ada istilah kedekatan keluarga, siapa yang di rekomendasikan oleh pelatih maka itulah yang kita Sekolahkan, dan semuanya saya tanggung bahkan dengan tiket Pewatnya pulang pergi,” janjinya.

Sementara itu Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah, Moh Nizar Rahmatu mengatakan, dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya ada bait tertulis ‘Bagunlah Jiwanya, Bangunlah Raganya’, itulah Olahraga.

Lanjut Nizar, bicara olahraga maka bicara harga diri. Bicara kebanggan maka bicara harkat dan martabat bangsa, dan yang terpenting dari kesemunya itu kata ia adalah menjunjung tinggi sportivitas.

Olehnya kata Nizar, semangat yang ditunjukan oleh Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu dalam membangun olahraga di Sulawesi Tengah khususnya di Kabupaten Parigi Moutong patut diapresiasi dengan menghadirkan pelatih Nasional yaitu Hanafing dan Budi Aswin.

“Bapak Hanafing ini seorang maestro sepakbola, beliau adalah mantan pemain PSM berlisensi Internasional. Begitupun Budi Aswin yang juga pernah membawa nama baik persepakbolaan di Provinsi Sulawesi Tengah,” tandasnya.

BACA JUGA : Secara Swadaya, Warga Lembontonara Bantu Pembangunan Polsek Mori Utara

“Saya selaku Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, sering saya katakan dimanapun saya ada kegiatan, bahwa saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih yang tak terhingga kepada bapak Bupati Parigi Moutong, bapak olahraga Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu yang sudah merancang, melaksanakan apa yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) desain besar Olahraga Nasional yaitu bagaimana membumikan dan menggelorakan olahraga di Provinsi Sulawesi Tengah melalui Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Beliau salah satu bupati yang harus diteladani oleh para bupati lain yaitu bersinergi dengan cita-cita bapak Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdi Mastura yaitu mewujudkan Sulteng Emas tahun 2024 di Provinsi Nangroeh Aceh Darussalam,” tambahnya.

Dimulainya kegiatan ditandai dengan penyamatan tanda peserta oleh Bupati Parigi Moutong dan Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah

Kegiatan akan berlangsung dari tanggal 21-26 Maret 2022. (BM)