border="0"

Calon Pelatih Atletik Parigi Moutong Dilatih Tolak Peluru Hingga Lempar Lembing

Noteza.id | Parigi Moutong – Peserta Calon Pelatih Atletik Tingkat Dasar tampak serius melakukan teori dan praktek yang dibimbing langsung oleh Instruktur Nasional dari PB PASI Moh Nanang H Kusuma dan Cukup Pahalawidi.

Tidak terasa sudah hari keempat para Calon Pelatih Atletik menjalani latihan. Dihari keempat sesi latihan adalah tolak peluru, lempar cakram, lempar lembing ditambah latihan daya tahan umum, dengan memgambil tempat untuk teori di Gedung Serba Guna Tinombo dan praktek di Ruang Taman Hijau (RTH) Raja Tombolotutu Tinombo, Kamis (20/1/22).

banner 970x250

Coach Cukup Pahalawidi mengatakan, para peserta adalah para Calon Pelatih Atletik maka harus menguasai dan memahami ilmu Atletik, misalnya kata ia, dalam merekrut seorang calon Atlit Atletik harus memahami persyaratan yang dipersyaratkan, misalnya berat badan seorang calon Atletik harus ideal, dan mengukur barat badan sebaiknya menggunakan timbangan digital, menimbang dengan ketelitian hingga timbangan berada pada posisi 0,01 kg, ditempatkan pada permukaan yang rata dan skala alat penimbang harus ditera lebih dahulu agar alat tersebut memenuhi standar.

Kedua kata Cukup Pahalawidi, rentang lengan calon Atlit harus diukur. Rentang lengan kata ia adalah jarak horisontal antara ujung jari tengah dengan lengan terentang secara menyamping setinggi bahu, rentang lengan meliputi lebar kedua bahu dan panjang anggota badan bagian atas tangan.

“Kelengkapan yang disediakan pita pengukur setidaknya sepanjang 3 meter dengan tingkat ketelitian hingga mencapai 0,1 cm yang ditempatkan secara horisontal pada dinding kira kira setinggi 1,5 meter diatas permukaan tanah. Sudut dinding sebaiknya digunakan sebagai titik nol. Penggaris,” jelasnya, dikutip dari siaran pers Diskominfo Parigi Moutong.

Cukup Pahalawidi menjelaskan, terkait lempar Cakram, hal hal yang harus diutamakan adalah kosentrasi dan kekuatan, melakukan putaran dengan sempurna dan lakukan putaran yang besar antara badan bagian atas dan bawah.

“Doronglah cakram melewati lingkaran. Capai jarak yang cukup pada saat melayang melintasi lingkaran, mendaratlah pada jari jari kaki kanan dan putarlah secara progresif serta mendaratlah dengan kaki kanan, dititik pusat lingkaran dan kaki kiri sedikit ke kiri dari garis lemparan,”Ucapnya.

Sementara itu Coach Nanang M Kusuma mengatakan, ia akan memberikan materi tambahan khusus bagi Calon Pelatih Atletik yang berstatus guru Olahraga Sekolah Dasar (SD) untuk mengajarkan metode Atletik Kid’s, karena Atletik Kid’s saat ini salah satu yang dilombakan pada Olimpiade O2SN. (MR)