border="0"

Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Darussholihin Nahdlatul Wathan, Begini Pesan Wabup Badrun

Noteza.id | Parigi Moutong – Wakil Bupati Parigi Moutong, H Badrun Nggai SE, hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H yang digelar di Pondok Pesantren Darussholihin Nahdlatul Wathan Desa Auma, Kecamatan Sausu, Selasa (2/11/2021).

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang kita peringati setiap tahun dimaksudkan mengingatkan kembali akan ajaran Nabi Besar Muhammad SAW yang akan kita jadikan pedoman dalam kehidupan kita sehari,” ungkapnya.

banner 970x250

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, ia berharap dapat berdampak positif bagi masyarakat guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sekaligus dapat dijadikan sebagai momentum untuk merenungkan kembali nilai-nilai kehidupan yang dicontohkan oleh Baginda Nabi, yaitu meneladani sikap, perilaku dan budi pekerti beliau yang penuh keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dan perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengajak kepada kita sekalian mari kita jadikan ajaran dan keteladanan nabi Muhammad SAW ini, sebagai acuan untuk lebih menggerakkan revolusi mental, agar agenda-agenda pembangunan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan segala amal sholeh yang kita laksanakan, benar-benar membawa perubahan yang nyata dalam kehidupan masyarakat kita menuju kabupaten Parigi Moutong yang maju, aman dan sejahtera,” harapnya.

Selain itu, Wabup Badrun juga menyampaikan beberapa hal, diantaranya agar masyarakat bisa menjaga diri untuik tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Kata Wabup, bahaya penyalahgunaan narkoba saat ini sangat memprihatinkan, karena peredarannya sudah masuk hingga ke pelosok pedesaan.

“Seperti yang kita saksikan bersama baik di media cetak maupun elektronik, bahaya penyalahgunaan narkoba saat ini sudah memasuki tahap yang sangat memprihatinkan,” ucapnya.

“Jika beberapa tahun lalu pengguna narkoba mengkonsumsi pil koplo, saat ini zat adiktif yang dikonsumsi levelnya meningkat lagi ke narkoba jenis sabu-sabu, bahkan peredarannya sudah sampai ke pelosok desa,” tambahnya.

Hal tersebut kata Badrun, membutuhkan tindakan preventif bersama semua stakeholder di kabupaten Parigi Moutong beserta seluruh masyarakat, agar para generasi muda yang akan menjadi tonggak perjuangan daerah Parigi Moutong kedepannya tidak terjerumus pada perilaku menyimpang tersebut.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, karena masyarakat saat ini sudah kurang peduli terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan, padahal menurutnya, islam merupakan agama yang mengajarkan ketertiban, keindahan, kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Untuk itu, mari kita bersihkan lingkungan kita masing-masing, setiap masyarakat harus menjadi motivator bagi masyarakat lainnya. Terlebih lagi Kecamatan Sausu ini berada di jalan trans sulawesi yang tentunya punya penilaian tersendiri bagi setiap masyarakat yang melintas. Jika kebersihan lingkungan di wilayah ini telah tercipta, maka akan menjadi contoh bagi wilayah lain dan akan menjadi cerminan daerah kita pada umumnya.

Ia berharap masyarakat mau terlibat dalam menyukseskan program vaksinasi Covid-19 yang telah dicanangkan pemerintah, serta memberikan pemahaman yang positif kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi. Wabup menyebut, upaya tersebut dilakukan untuk menghindari penularan virus Covid-19 di wilayah kabupaten parigi moutong.

“Kedepannya banyak bantuan sosial dari pemerintah untuk masyarakat, jangan sampai mendapat penundaan hanya karena kita belum di vaksinasi,” pungkasnya.

Boby Monareh
Prokopim Setda Parigi Moutong