Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the easy-watermark domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/notd4899/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121
Percepat Vaksinasi, Pemda Berharap Keterlibatan Komunitas dan LSM

Percepat Vaksinasi, Pemda Berharap Keterlibatan Komunitas dan LSM

Noteza.id | Parigi Moutong – Untuk mempercepat capaian target vaksinasi, Pemda Parigi Moutong membuka ruang untuk semua stakeholder agar ikut mengambil peran dalam pelaksanaan vaksinasi.

Keterlibatan berbagai pihak, seperti komunitas dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dinilai bisa mempermudah proses pendistribusian vaksin kepada masyarakat.

“Mungkin ada LSM, komunitas-komunitas lain yang berinisiatif melakukan gerakan-gerakan vaksin massal, kami berharap ada (kegiatan) seperti itu,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Parigi Moutong, Zulfinasran SSTP MAP saat memantau langsung vaksinasi door to door yang digagas oleh BIN Daerah Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Dinkes Parigi Moutongdi kediaman salah seorang warga di Kelurahan Masigi, Selasa (19/10/2021).

Berita Lain:  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Melakukan Progaram Kerja Kepala Bidang Paud dan PNF

Ia menjelaskan, jika ada LSM maupun komunitas yang ingin melaksanakan kegiatan vaksin massal, bisa melapor langsung kepada pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong.

Pemda menargetkan pencanangan vaksinasi hingga akhir Desember 2021 bisa mencapai 50 sampai 75 persen, maka dari itu Zulfinasran berharap agar masyarakat mau divaksin. Apalagi vaksin yang tersedia masih digratiskan oleh pemerintah.

“Kita berharap masyarakat kita bisa antusias untuk memanfaatkan momen ini, untuk melakukan vaksinasi. Karena ditahun-tahun ke depan kita tidak tau apakah (vaksin) masih digratiskan pemerintah atau sudah berbayar secara swadaya oleh masyarakat masing-masing,” ucap Ote, sapaan akrab Zulfinasran.

Saat ini kata dia, Dinkes Parigi Moutong melalui Puskesmas terus berupaya menggenjot kegiatan vaksinasi di semua wilayah dengan door to door mengunjungi rumah warga yang ingin mendapatkan vaksin.

Berita Lain:  Pembukaan Turnamen Tenis STC 2025 di Hadiri Kapolres Banggai

Ia juga bilang bahwa stok vaksin yang ada di Dinkes masih terbatas, padahal antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksin mulai meningkat. Untuk itu ia berharap kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar pendistribusian vaksin di Parigi Moutong bisa disesuaikan dengan jumlah penduduk yang ada, dengan begitu, target vaksinasi bisa tercapai.

“Kita berharap pola-pola semacam ini, perhari sekian ribu (yang divaksin) itu bisa kita lakukan secara masif dan secara rutin,” tambahnya.

Jamal Ishak