border="0"

Tingkatkan SDM, 30 Pengurus Koperasi Primer Ikuti Pelatihan

Noteza.id | Parigi Moutong – Sebanyak 30 peserta pengurus koperasi di Parigi Moutong mengikuti pelatihan untuk pengembangan usaha koperasi bagi gerakan koperasi primer.

Kegiatan yang dimotori oleh Pemerintah Daerah (Pmda) Parigi Moutong Melalui Dinas Koperasi dan UKM itu bertempat fi Hotel Ludya Parigi, Senin (11/10/2021).

banner 970x250

Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong, H Badrun Nggai SE, dalam sambutanya menyampaikan tentang kondisi koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) di Parigi Moutong yang sebagian kecil masih belum menunjukkan kemajuan yang signifikan baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Untuk mengatasi hal itu, Wabup berharap Dinas Koperasi dan UKM selaku OPD teknis harus berupaya secara terus-menerus dalam mengambil langkah-langkah kebijaksanaan.

“Dengan memberdayakan koperasi dan menumbuhkembangkan manajemen pengelolaan koperasi,” imbaunya.

Mewakili Pemda Parigi Moutong kata Wabup, ia menghimbau peserta yang mengikuti pelatihan agar materi yang diikuti dapat dipahami sepenuhnya untuk diimplementasikan di koperasi masing masing.

Ia berharap kegiatan pelatihan yang dilaksanakan dapat terus berkesinambungan, mengingat kegiatan semacam itu sangat penting terutama dalam pengembangan usaha koperasi di daerah Parigi Moutong.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sofiana SE MAP menyampaikan tujuan dilaksanakanya kegiatan pelatihan itu untuk memperkenalkan serta memaksimalkan gerakan-gerakan koperasi yang ada di Parigi Moutong, baik itu koperasi simpan pinjam, koperasi primer maupun koperasi di bidang sektor pertanian, perikanan dan peternakan.

Adapun materi pelatihan yang diberikan meliputi pemahaman cara mengelola koperasi dalam bidang administrasi dan juga strategi untuk memaksimalkan administrasi mulai dari kegiatan rapat anggota tahunan, dan juga manajemen dalam kepengurusan koperasi.

Sofiana menerangkan, untuk memajukan kemandirian serta berdaya saing dengan koperasi lainnya, koperasi-koperasi tersebut harus memiliki manajemen yang baik.

“Mulai dari struktur ketua sampai keanggotaanya dan juga badan pengawasnya haruslah transparan,” ujar Sofiana.

Hasil pelatihan yang diberikan nantinya  akan dilakukan evaluasi kepada semua koperasi, terkait perkembangan jalannya koperasi maupun kendala-kendala yang dihadapi oleh pengurus.

“Akan mengevaluasi kembali semua koperasi-koperasi yang ada di Parigi Moutong, terkait bagaimana perkembangan maupun kendala yang didapatkan dari koperasi itu sendiri,” tutupnya.

Dalam kegiatan itu, Dinas Koperasi dan UKM Parigi Moutong mendatangkan Akademisi dari Universitas Tadulako Kota Palu, DR Rosida P Adam SE MP, selaku pemateri. Turut hadir sejumlah pimpinan OPD terkait dan perwakilan BUMN yang ada di Parigi Moutong.

Jamal Ishak