banner 970x250

Kasus Meningkat, Gubernur Minta Kolaborasi Semua Pihak Atasi Covid-19

Rapat Pemprov Sulteng terkait penanganan Covid-19./foto : Biro Adpim Pemprov Sulteng

Noteza.id | Palu – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H Rusdy Mastura mengajak semua pihak berkolaborasi untuk mengatasi lonjakkan kasus Covid-19 yang meningkat signifikan dalam sepekan terakhir.

Hal itu diungkapkan Gubernur dalam rapat koordinasi (Rakor) yang diikuti Bupati/Walikota dan Forkopimda di ruang rapat Kantor Gubernur, Kamis siang (29/7/2021).

banner 970x250

Cudi sapaan akrabnya mengatakan solusi terbaik untuk menurunkan lonjakkan kasus ialah dengan memperkuat pencegahan dari tingkat bawah, yaitu desa dan kelurahan. Ia menyarankan agar  puskesmas dioptimalkan untuk merawat pasien Covid-19 bergejala ringan dan sedang, mengingat ketersediaan ruang perawatan yang ada di Rumah Sakit telah penuh.

“Penanganan Covid-19 harus bersama-sama dari tingkat desa sampai provinsi,” ujar Gubernur.

Ia juga meminta pejabat teknis dan Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulteng agar secepatnya mengambil kebijakan-kebijakan strategis untuk percepatan penanganan Covid-19.

“Kita tidak boleh panik tapi tetap laksanakan peraturan dengan utuh. Pemimpin harus berani mengambil resiko demi menyelamatkan rakyatnya,” tegasnya.

Senada dengan Gubernur, Ketua DPRD Provinsi Sulteng Dr Nilam Sari Lawira SP MP menyambut baik usulan untuk pengoptimalan puskesmas dalam penanganan Covid-19. Ia juga membeberkan bahwa lonjakkan kasus akhir-akhir ini banyak terjadi bermula dari kontak erat dengan pasien positif.

Selain itu, sosialisasi aturan PPKM yang belum dilakukan secara masif kata dia, sehingga masih banyak digelar kegiatan yang melibatkan kerumunan di masyarakat.

“Misalnya pesta yang banyak dihadiri undangan dan ini masih terjadi dimana-mana,” tandasnya.

Nilam menyarankan Pemerintah Provinsi untuk bekerjasama dengan perusahaan swasta yang saat ini berinvestasi di Sulteng. Ia meminta Pemprov agar meminta bantuan tabung oksigen kepada perusahaan yang bersangkutan.

Nilam juga berharap agar pencairan insentif untuk tenaga kesehatan (Nakes) dipercepat, agar dapat menjadi motivasi bagi para nakes yang selama pandemi berjuang di garis depan.

Bobby Monareh
Biro Adpim Setdaprov Sulteng