border="0"

Banjir di Desa Air Panas Parigi Barat Berangsur Surut

Kondisi lokasi banjir di Desa Air Panas./Foto : BPBD Parigi Moutong

Noteza.id | Parigi Moutong – Setelah dilanda banjir kemarin Sabtu sore (24/7/2021, pada hari ini Minggu (25/7/2021) banjir yang melanda Dusun 1 Desa Air Panas Kecamatan Parigi Barat mulai surut.

Sekretaris BPBD Parigi Moutong Rivai ST MSi bersama aparat Desa Kayoboko dan Desa Air Panas melakukan peninjauan pada beberapa lokasi yang terkena dampak banjir.

banner 970x250

Rivai membeberkan, terjadinya banjir diakibatkan intensitas hujan yang tinggi pada sore hari, sehingga tanggul pasir yang berada di sisi Utara dan Selatan jembatan menjadi jebol dan mengakibatkan kurang lebih 10 rumah di sekitar jembatan terendam setinggi 20 sampai dengan 40 sentimeter.

“Harus dipasang Bronjong pada beberapa lokasi disungai ini, kalo cuman berupa tanggul pasir pasti akan jebol jika terjadi aliran air sungai yang deras, sehingga mengancam permukiman warga di dua desa” ungkap Rivai disela-sela kegiatan peninjauan.

Ifat sapaan akrbanya menyebut, hal yang yang perlu dilakukan adalah melakukan normalisasi secara total disepanjang aliran sungai ini, karena sedimen sudah menyebabkan pendangkalan sungai.

Peninjauan juga dilakukan terhadap plat deker perbatasan Desa Kayuboko dan Desa Air Panas, dimana abutmen sisi barat telah tergerus air, yang dikhawatirkan akan membuat plat tersebut akan patah.

“Jika plat deker ini rusak tentunya akan mengakibatkan terisolirnya desa air panas Karena merupakan jalan satu-satunya ke desa tersebut” jelasnya, dikutip dari laman website resmi BPBD Parigi Moutong.

Selain itu, ia menegaskan pengendalian kegiatan penambangan dibagian hulu juga harus menjadi perhatian untuk mengurangi dampak bencana banjir.

“Hasil peninjauan ini kami akan laporkan ke Kepala Pelaksana BPBD untuk kemudian ditindaklanjuti” tutup mantan Sekretaris Dinas PUPRP Parigi Moutong itu.

Aldryanto