border="0"

Buka Diklat Pengawas Sekolah, Wabup Apresiasi Kerjasama LPPKSPS dan LPMP

Wakil Bupati Parigi Moutong H. Badrun Nggai, SE, saat membuka kegiatan Diklat Pengawas Sekolah.

Noteza.id | Parigi Moutong – Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong, H Badrun Nggai SE membuka Diklat Calon Pengawas Sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong tahun 2021 bertempat di gedung Aula Dinas Dikbud, Senin (28/06/21).

Diklat calon pengawas sekolah yang dilaksanakan itu, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi calon pengawas sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan mendorong calon pengawas sekolah mampu memecahkan masalah pembelajaran yang dihadapi sekolah binaan dan mampu menciptakan sekolah binaan merdeka untuk meningkatkan capaian belajar peserta didik.

banner 970x250

Kapala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Pendidikan Dinas Dikbud Riyani SH mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong dengan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LPPKSPS) Solo dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Tengah.

“Kegiatan ini kelanjutan dari seleksi substansi cawu tahun 2020 dan yang lulus 37 Peserta Diklat Pengawas Sekolah, dan kegiatan Diklat Calon Pengawas Sekolah ini di laksanakan selama kurang lebih 4 bulan, mulai tanggal 28 Juni hingga 3 September 2021,” ujar Rahayu.

Sementar itu, Sekretaris Disdik Sunarti SPd MPd dalam sambutannya mengatakan, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 tahun 2018 sebagai regulasi dengan peraturan itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong memprogramkan seleksi calon pengawas sekolah untuk peningkatan mutu pendidikan dikabupaten Parigi Moutong.

Ia katakan bahwa Dinas Dikbud saat ini masih kekurangan 29 Pengawas yang terdiri dari sekolah TK 8 orang, SD 17 orang dan SMP 4 orang. Dari database Dinas Dikbud terdapat 10 orang pensiun, sehingga memiliki kekurangan 39 orang pengawas yang mengawasi sekolah kurang lebih 507 sekolah di kabupaten Parigi Moutong, dan kondisi pengawas masih terbatas.

Di bagian lain Wabup Parigi Moutong mengatakan bahwa atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada LPPKSPS Solo dan LPMP Provinsi Sulawesi Tengah yang telah berkerjasama dengan Pemda Kabupaten Parigi Moutong sehingga kegiatan ini dapat terlaksana seperti yang diharapkan.

“Dengan urgensinya dan kompleksnya pendidikan tersebut, maka maju mundurnya pendidikan tidak bisa hanya diletakkan pada pundak pemerintah saja, akan tatapi semua stake holder harus duduk bersama dengan menghadirkan gagasan untuk kemajuan pendidikan di daerah kita,” tutur Wabup Badrun.

Tugas pokok sebagai pengawas sekolah kata Wabup, tidak kalah pentingnya bagi kemajuan pendidikan karena melakukan penilaian dan pembinaan dengan melaksanakan fungsi-fungsi supervisi, baik supervisi akademik maupun supervisi manajerial.

Olehnya, melalui kesempatan yang baik ini, ia berpesan kepada para peserta diklat agar menggunakan dan memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Sehingga pengetahuan dan wawasan yang diterima pada diklat ini dapat dijadikan sebagai modal dalam melaksanakan tugas masing-masing,” pungkasnya.

Aldryanto